Tampilkan postingan dengan label windows xp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label windows xp. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2010

Windows XP – Buka Aplikasi yang Diblokir oleh Windows

Terkadang Anda kesulitan untuk menghapus atau mengubah sebuah nama file yang sedang aktif. Windows akan menampilkan beberapa pesan pop-up, seperti Cannot delete folder: It is being used by onother person or program atau The source or destination file may be in use. Sepertinya, file atau folder tersebut diblokir oleh sesuatu hal yang tidak jelas. Oleh karena itu, Anda perlu me-restart PC.

Tips2
Buka blokir Melalui Unlocker, Anda dapat dengan mudah melepaskan aplikasi yang terblokir oleh Windows.

Tips Aplikasi freeware Unlocker dapat membantu Anda untuk menghapus file yang sewaktu-waktu terkunci. Versi terakhir aplikasi ini dapat dioperasikan pada sistem operasi Windows 2000, XP, 2003, Vista, dan Windows 7. Anda dapat men-download aplikasi ini melalui http://ccollomb.free.fr/unlocker atau menemukannya di dalam CHIP CD/DVD edisi 06/2010.

Setelah proses install selesai dilakukan, Anda dapat menemukan menu “Unlocker” di dalam menu konteks dari sebuah file atau folder yang Anda klik. Gunakan menu tersebut untuk menghapus program yang seakan-akan sedang aktif atau dikunci oleh Windows. Aplikasi ini menyajikan semua pilihan proses yang dapat Anda lakukan dan ditampilkan dalam satu interface sederhana. Pilihan proses yang tersedia adalah Kill Process, Unlock, dan Unlock All.

Tidak hanya itu, Anda juga dapat memilih beberapa aksi yang dapat dilakukan. Pilihan aksi yang tersedia antara lain, No Action, Delete, Rename, Move, dan Copy.

Windows XP – Tutup Sejumlah Aplikasi dalam Satu Kali Langkah

Saat menggunakan PC, Anda sering membuka beberapa aplikasi secara bersamaan. Aplikasi yang sedang Anda jalankan atau terbuka akan ditampilkan di area Taskbar. Untuk menutupnya, Anda perlu klik kanan satu per satu aplikasi tersebut lalu memilih menu “Close”. Jika aplikasi yang ingin Anda tutup banyak, hal itu akan sangat terasa menyebalkan.

Tips Untuk menutup beberapa aplikasi dalam sekali langkah, tekan dan tahan tombol [CTRL] lalu klik kanan salah satu aplikasi yang ada di Taskbar. Selanjutnya, masih dalam keadaan menekan tombol [CTRL], pilih menu konteks “Close Group”. Secara otomatis, Windows akan menutup semua aplikasi yang ditampilkan.


Windows XP – Melacak File Berukuran Besar di Hard Disk

Tidak perlu waktu lama, hard disk yang terpasang di PC Anda telah penuh. Anda sendiri sulit mengetahui file atau aplikasi apa saja yang telah memakan alokasi hard disk sebegitu besar. Untuk itu, lacak keberadaan file-file berukuran besar tersebut.

tips4
Melacak Aplikasi SpaceSniffer dapat digunakan untuk melacak keberadaan file berukuran besar yang ada di hard disk.

Tips Jika alokasi hard disk yang terpasang di PC sudah hampir penuh, Anda akan kesulitan untuk melakukan beberapa hal, seperti melakukan proses backup atau mengoperasikan beberapa aplikasi tertentu. Untuk itu, Anda perlu mengetahui file atau aplikasi apa saja yang telah memakan porsi paling besar di hard disk.

Ada dua cara yang dapat Anda lakukan untuk melacak file atau aplikasi berukuran besar yang ada di hard disk, yaitu menggunakan tools Search yang telah terintegrasi dengan Windows atau meman faatkan aplikasi SpaceSniffer(www.uderzo.it/main_products/space_sniffer). Jika Anda menggunakan tools Search yang ada di Windows, Anda harus terlebih dahulu mengatur pilihan “What size is it?”. Selanjutnya, klik radio button “Specify size (in KB) | at least” dan ketikkan angka 100000. Terakhir, klik tombol “Search” dan Windows akan menampilkan file atau aplikasi yang ukurannya lebih dari 100 MB.

Untuk melacak file atau aplikasi berukuran besar yang ada di hard disk, Anda juga dapat menggunakan aplikasi gratis yang bernama SpaceSniffer. Aplikasi ini dapat Anda temukan dalam CHIP CD/DVD edisi 06/2010 dan yang tidak kalah menariknya, aplikasi ini tidak perlu di-ins tall. Anda cukup menjalankan file eksekusinya (SpaceSniffer.exe) lalu pilih partisi hard disk yang diinginkan dan aplikasi tersebut akan bekerja dengan sendirinya untuk melacak seluruh file yang ada di hard disk.

File atau aplikasi yang ditemukan akan ditampilkan dalam bentuk clus ter yang juga menyertakan ukurannya. Jika cluster yang ditampilkan masuk dalam kategori folder, Anda juga dapat meng-klik ganda cluster tersebut untuk melihat lebih rinci seluruh file yang ada di dalamnya.

Keunggulan lainnya, Anda juga dapat mencari ukuran file secara spesifik de ngan menggunakan fungsi Filter yang tersedia di dalam aplikasi SpaceSniffer. Misalnya, Anda ingin mencari file gambar dengan format JPG yang memiliki ukuran lebih besar dari 4 MB. Untuk itu, Anda dapat mengetikkan perintah ‘*.jpg;>4mb’.


Minggu, 15 Agustus 2010

Windows XP – Menyatukan Sejumlah Folder ke dalam Quick Launch

Quick Launch yang ada di Taskbar menjadi jalan singkat untuk mengoperasikan sejumlah aplikasi yang terpasang di PC. Tidak hanya itu, Anda juga dapat menambahkan aplikasi yang diinginkan ke dalam menu Quick Launch. Kendalanya, jika Anda terus-menerus menambahkan aplikasi ke dalam Quick Launch, Anda akan kerepotan. Banyak waktu terbuang hanya untuk mencari sebuah aplikasi yang ingin dijalankan.

Tips1Menyatukan Anda dapat mengelompokkan semua aplikasi sejenis ke dalam satu folder dan diletakkan pada Quick Launch.

Tips Tidak hanya sebuah aplikasi, Anda juga dapat menambahkan sebuah folder ke dalam Quick Launch untuk dijadikan sebuah menu. Dengan begitu, Anda dapat mengelompokkan seluruh aplikasi yang ada ke dalam sebuah folder. Contohnya, Anda dapat mengelompokkan aplikasi Internet Explorer, Opera, dan Firefox ke dalam satu folder Aplikasi Internet. Kekurangannya, Windows akan menjalankan Windows Explorer dan menampilkan semua aplikasi yang ada di dalam folder jika Anda mengklik entri tersebut. Akan lebih baik jika Anda dapat mengklik folder dalam bentuk menu.

Langkah pertama adalah mengaktifkan sebuah fungsi yang ada di dalam sys­tem registry. Untuk itu, klik tombol “Start | Run” dan ketikkan ‘regedit’ lalu tekan tombol “OK”. Selanjutnya, akses folder HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced”. Di sana, Anda dapat mem­bangun­ sebuah DWORD Value baru yang bernama CascadeFolderBands. Caranya, pilih menu “Edit | New | DWORD Value”. Langkah berikutnya, klik ganda DWORD Value yang baru Anda buat lalu ubah value datanya menjadi angka 1. Lakukan konfirmasi dengan menekan tombol “OK” dan restart PC yang Anda gunakan.
Langkah selanjutnya adalah menambahkan folder ke dalam Quick Launch. Untuk itu, klik kanan area bebas yang ada di Taskbar dan nonaktifkan pilihan “Lock the Taskbar”.

Berikutnya, klik kanan tepat di dua tanda panah Quick Launch dan pilih menu “Open Folder”. Di sana, Anda dapat membuat sebuah folder baru dan memasukkan sejumlah aplikasi yang sesuai ke dalam folder tersebut. Sebagai contoh, CHIP membuat folder baru yang diberi nama Aplikasi Internet dan memasukkan aplikasi sejenis (IE, Opera, dan Firefox) ke dalam folder tersebut.

Kini, ketika Anda mengakses Quick Launch, Anda dapat menemukan sebuah folder yang di dalamnya terhimpun beberapa aplikasi sejenis. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi repot untuk mencari aplikasi yang ingin dijalankan. Jika Windows menampilkannya dalam Windows Explorer, klik kanan aplikasi yang ingin dijalankan lalu tekan menu “Open”

Senin, 28 Juni 2010

Windows XP – Menjaga Privacy Melalui Pengaturan Cookies di Sistem

Tips_1
Kontrol UDengan menggeser slider yang ada di dalam tab Privacy, Anda dapat me­ngon­trol cookies di sistem .

Di Windows XP, folder Documents and Settings menyajikan semua informasi pengguna, termasuk konfigurasi sistem, favorite, dan cookies. Di direktori Documents and Settings\Username\Cookies, Anda dapat menemukan beberapa file cookies yang tersimpan oleh sistem. Bagaimana mengontrol semua cookies yang ada di dalam sistem?

Tips File cookies yang tersimpan di sistem dapat digunakan oleh sejumlah orang yang tidak bertanggung jawab untuk memata-matai kebiasaan Anda saat berselancar di Internet. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda mengatur keberadaan file tersebut. Untuk mengaturnya, klik tombol “Start | Control Panel | Network And Internet Connections | Internet Options”. Pada window Internet Options, Anda dapat memilih tab “Privacy” dan gunakan slider bar untuk memodifikasi pengaturan cookies. Anda dapat memblokir cookies dari beberapa website dengan cara meng-klik tombol “Sites” atau memblokirnya langsung dengan meng-klik tombol “Advanced”.

Jika Anda ingin mengatur melalui slide bar, Anda dapat menggesernya mulai dari pilihan tertinggi, yaitu Block All Cookies hingga yang terendah, Accept All Cookies. Di antara kedua pilihan tersebut, Anda dapat menemukan pilihan High, Medium High, Medium, dan Low.

Windows XP – Title Bar Internet Explorer Terlihat Lebih Pribadi

Saat berselancar di Internet menggunakan aplikasi Internet Explorer (IE), Anda akan melihat di bagian title bar tertulis website yang sedang Anda buka. Contohnya, saat Anda membuka www.chip.co.id, di title bar IE akan tertulis CHIP Online Indonesia. Dengan sedikit mengu­bah sistem registry yang ada di Windows, Anda dapat menambahkan teks buatan sendiri ke dalam title bar IE tersebut, misalnya nama Anda.

Tips Pertama-tama, Anda perlu meng­akses sistem registry di Windows. Untuk itu, klik tombol “Start | Run” lalu ketikkan ‘regedit’. Selanjutnya, Windows akan menam­pilkan window Registry Editor dan Anda dapat mengakses folder HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main.

Langkah berikutnya, cari string “Window Title” yang ada di panel window Registry Editor sebelah kanan. Jika Anda tidak menemukannya, Anda dapat membuat string tersebut. Caranya, klik kanan mouse di area yang kosong lalu pilih menu “New | String Value” lalu beri nama “Window Title”.

Selanjutnya, lakukan modifikasi terhadap string “Window Title”. Untuk itu, klik kanan string “Window Title” lalu pilih menu “Modify” dan pada window Edit String, tepatnya dalam kolom Value data, ketikkan teks yang ingin ditampilkan dalam title bar Internet Explorer. Terakhir, klik tombol “OK” dan tutup window Registry Editor.

Windows XP – Memetakan sebuah Drive Jaringan Secara Instan

Tips_3
Instan Melalui icon Map Drive, Anda dapat memetakan sebuah drive jaringan dengan lebih cepat.

Anda ingin mengatur pemetaan sebuah drive jaringan dengan cepat, tetapi tidak ada tombol bantuan di toolbar My Computer yang dapat digunakan? Jika demikian, Anda dapat menambahkan di area toolbar tersebut sebuah tombol Map Drive atau mengaturnya melalui My Computer yang ada di dalam menu “Start”. Bagaimana caranya?

Tips Cara pertama adalah menempatkan icon Map Drive ke dalam toolbar My Computer. Langkah awalnya, akses tombol “Start | My Computer” dan klik kanan area toolbar lalu pilih menu “Customize”. Selanjutnya, Windows akan menampilkan window Customize Toolbar. Tepat di bawah kolom “Available toolbar buttons”, Anda dapat memilih “Map Drive” lalu klik tombol “Add” dan secara otomatis icon Map Drive akan ditambahkan ke dalam kolom “Current toolbar buttons”. Selain itu, Anda juga dapat melihat icon Map Drive telah ditempatkan ke dalam area toolbar My Computer. Terakhir, tutup window Customize Toolbar dengan meng-klik tombol “Close”.

Cara kedua adalah langsung mengakses window Map Network Drive. Pertama-tama, klik tombol “Start” dan klik kanan menu “My Computer”. Selanjutnya, pilih menu “Map Network Drive”. Jika Anda menempatkan icon My Computer di lingkungan desktop, Anda dapat melakukan proses pemetaan ini dengan langkah yang lebih efektif.

Windows XP – Gunakan Address Bar untuk Berselancar dan Memanggil Program Windows

Tips_4
Address Bar Ketikkan alamat website yang ingin Anda kunjungi atau aplikasi yang ingin­ dijalankan ke dalam kolom Address.

Di Windows XP Professional, ada fungsi menarik yang berguna untuk membuka halaman website di Internet dengan lebih cepat. Fungsi tersebut bernama Address Bar dan dapat diletakkan di area taskbar. Tidak hanya membuka halaman website yang Anda inginkan, Address Bar juga berguna untuk menjalankan beberapa aplikasi yang terintegrasi dengan Windows XP itu sendiri, seperti Calculator atau membuka direktori yang ada di jaringan. Bagaimana cara Anda mengaktifkan Address Bar tersebut?

Tips Untuk mengaktifkan fungsi Address Bar, caranya cukup mudah. Pertama-tama, Anda dapat meng­akses area taskbar di Windows lalu klik kanan mouse dan nonaktifkan pilihan menu “Lock the Taskbar”. Hal ini berguna agar semua tombol atau icon yang ada di taskbar dapat diatur. Selanjunya, kembali klik kanan mouse di area taskbar lalu pilih menu “Toolbars” dan centang menu “Address”. Secara otomatis, di taksbar akan muncul tombol “Address Bar”.

Jika tidak muncul kolom Address Bar berwarna putih, Anda dapat mengaturnya dengan menggeser Address Bar ke arah kiri. Terakhir, Anda dapat mengaktifkan fungsi Lock the Taskbar.

Jika Anda ingin berselancar di Internet, Anda dapat mengetikkan alamat website yang ingin diakses ke dalam kolom Address Bar, contohnya www.chip.co.id. Secara otomatis, aplikasi browser yang terpasang di PC Anda akan menampilkan website tersebut. Jika Anda ingin memang­gil aplikasi yang terintegrasi dengan Windows XP, misalnya Calculator, Anda dapat mengetikkan ‘Calc’ lalu tekan tombol “Go”.

Windows XP – Defragmentasi Sebuah Drive Melalui Menu Konteks

Untuk mengatur ulang sebuah drive di hard disk, Anda dapat menjalankan proses defragmentasi. Jika proses ini tidak pernah Anda lakukan, komputer yang Anda gunakan akan bekerja sangat lambat. Sebuah drive dikatakan terfragmentasi mana kala ada sejumlah file yang tidak menempati ruangan yang sebenarnya di dalam hard disk. Di Windows XP, untuk memanggil tools yang berfungsi mendefragmentasi hard disk dapat diakses melalui menu “Start | All Programs | Accessories | System Tools | Disk Defragmenter”. Ada solusi yang lebih mudah, yaitu menjalankannya secara otomatis dalam format command line melalui menu konteks.

Tips Untuk menempatkan tools Disk Defragmenter (Defrag.EXE) ke dalam menu konteks sebuah drive, terlebih dahulu Anda harus membuat sebuah script pendek. Script yang dapat Anda buat adalah sebagai berikut
; context_defrag.INF
; Adds Defrag to the right click context menu in Windows XP
[version]
signature=”$CHICAGO$”
[DefaultInstall]
AddReg=AddMe
[AddMe]

HKCR,”Drive\Shell\Defrag\command”,,,”DEFRAG.EXE %1”
Ketikkan script di atas ke dalam aplikasi teks editor, seperti Notepad dan simpan dengan nama file context_defrag.INF. Selanjutnya, install file context_defrag.INF tersebut. Caranya, klik kanan file tersebut lalu pilih menu “Install”. Kini masuk ke window My Computer dan klik kanan salah satu drive yang ada, contohnya (C:). Di sana, Anda akan menemukan menu “Defrag” yang terdapat di dalam menu konteks drive tersebut. Jika Anda klik menu “Defrag”, proses defragmentasi hard disk akan dijalankan secara langsung dalam format command line.

Sabtu, 27 Maret 2010

Windows XP – Menjadikan Wallpaper di Desktop Terlihat Dinamis

Anda miliki beragam karya gambar digital dan ingin ditampilkan di desktop sebagai wallpaper. Agar semua gambar digital tersebut dapat ditampilkan, Anda perlu menjadikan lingkungan desktop di Windows tidak terlihat statis. Bagaimana caranya?

Tips Cara termudah untuk menjadikan lingkungan desktop di Windows terlihat dinamis, Anda perlu mengaturnya dengan sebuah aplikasi tambahan. Salah satu aplikasi yang dapat Anda integrasikan ke dalam Windows adalah WallPapa 1.0.4.2. Aplikasi ini bekerja dengan cara mentransisikan sejumlah gambar digital yang ditunjuk oleh Anda sebagai wallpaper sesuai dengan durasi yang telah ditentukan.

Aplikasi yang dapat di-download melalui website www.phoeniixz.net juga dapat Anda temukan di dalam CHIP CD/DVD edisi 03/2010. Cara penggunaan aplikasi ini cukup mudah. Setelah proses instalasi selesai dilakukan, Anda dapat langsung menjalankannya dan aplikasi WallPapa akan menempatkan sebuah icon yang disimbolkan dengan layar monitor di dalam system tray. Melalui icon tersebut Anda dapat menampilkan interface utamanya dan memasukkan sejumlah gambar digital yang ingin dijadikan wallpaper.

Untuk menempatkan sejumlah gambar ke dalam aplikasi WallPapa, Anda dapat menekan tombol “Add” lalu pilih folder yang dijadikan sebagai tempat menyimpan sejumlah gambar yang ingin dijadikan wallpaper. Selanjutnya, Untuk mengatur durasi waktu transisi, Anda dapat memilih menu “Preferences” dan tentukan waktunya yang ada di area “Change Wallpaper”. Selain menentukan durasi waktu transisi, Anda juga dapat mengatur Wallpaper Style, Resize Method, dan Background Color.

Windows XP – Mengganti File Boot Screen

Bosan dengan tampilan boot screen yang disajikan oleh XP? Ubah mengguna kan aplikasi BootSkin. Selain menyajikan berbagai jenis file boot skin yang langsung dapat digunakan, Anda juga dapat menambahkannya. Bagaimana cara kerja dan menambahkan file boot skin terbaru ke dalam aplikasi tersebut?

Tips Untuk meng-install aplikasi BootSkin ke dalam PC, terlebih dahulu Anda dapat men-download-nya melalui website www.stardock.com/products/bootskin. Selesai proses install, Anda dapat menjalankan aplikasi tersebut. Kini, untuk mengubah tampilan boot screen yang terpasang di XP, seleksi salah satu file boot skin yang terdapat di dalam aplikasi tersebut lalu tekan tombol “Apply”. Windows akan menampilkan pesan pop-up berupa dan Anda dapat menekan tombol “OK”.

Jika file boot skin yang ditampilkan dirasa kurang banyak, Anda juga dapat men-download-nya melalui website www.wincustomize.com dan simpan file tersebut di hard disk. Untuk menempatkan seluruh file yang telah di-download ke dalam aplikasi BootSkin, Anda dapat memilih menu “File” | Import from file”.

Minggu, 28 Februari 2010

Windows XP – Mengaktifkan dan Menggunakan Mode Hibernate


tips5

Hibernasi Aktifkan pilihan Hibernate untuk menghemat listrik saat PC ingin diistirahatkan.

Dibandingkan mode standby, mode hibernasi merupakan feature yang sangat baik untuk mengistirahatkan PC. Melalui mode hibernasi, semua program atau file yang sedang Anda buka akan disimpan ke dalam hard disk bukan RAM (memori). Keuntungan lainnya, komputer tetap bisa dimatikan dan tidak akan memakan konsumsi listrik. Secara default, mode hibernasi tidak diaktifkan oleh Windows XP. Untuk mengaktifkan dan menggunakannya, Anda dapat mengikuti tips berikut ini.
Tips Pertama-tama, Anda perlu mengakses window Control Panel dengan menekan tombol “Start” dan pilih menu “Control Panel”. Selanjutnya, melalui window Control Panel yang ditampilkan, Anda dapat mengklik icon Power Options. Windows XP selanjutnya akan menampilkan window baru yang bernama Power Options Properties.

Langkah berikutnya, melalui window Power Options Properties, Anda dapat mengklik tab “Hibernate” dan arahkan mouse ke boks “Enable hibernation” lalu beri tanda centang boks tersebut. Terakhir, tutup window Power Options Properties dengan menekan tombol “Apply” dan lanjutkan dengan menekan tombol “OK”. Untuk menggunakannya, Anda dapat mengklik tombol “Start | Turn Off Computer”. Pada saat menu pop-up “Turn Off Computer” ditampilkan, Anda dapat menekan tombol [SHIFT] dan secara otomatis mode standby akan berubah fungsi menjadi mode hibernate. Mode pengistirahatan PC seperti ini akan benar-benar berguna bagi Anda yang memiliki notebook karena bisa menghemat penggunaan baterai yang terpasang.

Kamis, 25 Februari 2010

Windows XP – Merampingkan Ukuran Volume Control


Image

Volume control: Ukuran besar membuat beberapa komponen tidak terlihat. Namun, begitu dirampingkan, semua komponen dalam volume control terlihat semuanya.

Volume Control di Windows XP memiliki beberapa setting untuk mengatur volume suara. Volume control ini bisa dimunculkan dengan mengklik ganda icon “Volume” yang ada di systray. Bagi yang memiliki monitor dengan kemampuan resolusi pas-pasan, sering kali ukuran volume control cukup menyita desktop. Apakah ada solusi untuk masalah ini?

Tips:
Apabila Anda hanya ingin mengatur volume secara keseluruhan, biasanya Anda cukup mengklik sekali icon “Volume” di systray lalu menaikkan atau menurunkan slider volume sesuai keinginan Anda. Namun, jika Anda juga ingin mengatur beberapa komponen volume, seperti untuk kebutuhan CD Player, subwoofer, speaker depan (front), speaker belakang (rear), hingga wave, Anda perlu mengklik ganda icon “Volume” tersebut. Volume control akan muncul dengan berbagai macam setting untuk komponen suara.
Sayangnya, ukuran volume control ini cukup besar dan panjang. Sering kali ada beberapa komponen yang tidak terlihat. Ada cara unik dan sederhana untuk merampingkan ukuran volume control ini. Sesudah volume control di aktifkan, Anda tekan kombinasi “[Ctrl]+[S]”. Seketika itu juga, window volume control akan menciut sehingga semua komponennya bisa terlihat. Ukuran minimalis ini cukup nyaman dilihat. Selanjutnya, tekan kombinasi tombol “[Ctrl]+[S]” kembali untuk mengembalikan ukurannya ke keadaan awal (default).

Windows XP – Membatalkan Proses Drag di Tengah Jalan

Tips:

Proses drag sebuah file memang lebih cepat. Namun, jika hal ini dilakukan di tengah-tengah folder yang jumlahnya sangat banyak dan secara tiba-tiba PC bermasalah sehingga kursor drag tersendat pergerakannya, Anda akan repot dibuatnya. Melepas klik kiri atau kanan mouse, bisa membuat file menyasar ke folder yang tidak Anda kehendaki. Mengembalikannya ke folder awal, butuh kesabaran akibat gerakan kursor yang tersendat.
Oleh karena itu, Anda bisa mengguna­kan tips singkat ini untuk menghentikan proses drag tadi. Caranya, saat kursor drag menyasar atau tersendat, tekan tombol “[Esc]” dengan tangan kiri Anda (tangan kanan tentu masih memegang mouse). Seketika itu juga, kursor drag akan lenyap dan proses drag pun dibatalkan.

Windows XP – Menonaktifkan Tombol Log Off di menu Start


Image

Tombol Log Off: Bisa Anda sembinyikan melalui Registry Editor.


Tips: Mematikan tombol “Log Off” untuk sebuah kepentingan tertentu bisa Anda lakukan kapan saja. Caranya adalah me­lalui program registry editor karena Anda harus mengubah satu nilai dalam entry-nya.

Buka program registry editor melalui menu “Start | Run”. Ketikkan “regedit” lalu klik “OK”. Selanjutnya, masuk lah ke dalam key ” HKEY_CURRENT_USER | | Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Policies | Explorer”. cari entry bernama “StartMenuLogOff”. Apabila Anda tidak menemukan entry tersebut, Anda bisa membuatnya melalui “Edit | New | DWord value”. Sekarang, klik ganda entry tersebut dan ubah nilai value data di dalamnya menjadi “1″ (satu). Klik “OK” untuk menyetujuinya. Kini, tutup registry editor dan restart PC Anda. Lihat hasilnya setelah restart.

Windows XP: Membuat Profile Default untuk User Account Baru

Saat Anda membuat sebuah account baru di Windows XP, sistem akan memberikan profile default untuk Anda setelah Anda mengaktifkan account tersebut dari window Logon. Namun, banyak pengguna Windows yang tidak cocok de­ngan profile default tersebut. Bagaimana membuat profile default sendiri? Ikuti tipsnya berikut ini. Tips Untuk membuat profile default yang sesuai keinginan Anda, caranya cukup mudah. Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah login sebagai administrator. Untuk trik ini, CHIP menggunakan user account bernama “CHIP”. Setelah itu, melalui “User Account” di Control Panel, Anda buat satu user account baru, misalnya “CHIP2”. Apabila Anda telah membuat satu user account baru, lakukan “Log Off” PC untuk masuk ke window Logon. Masuklah ke dalam user account yang baru Anda buat tadi. Windows akan memasukkan setting de­fault sesuai profile default yang dinilikinya. Biasanya, tampilan Windows akan bergaya “Luna”.

Dalam user account ini, Anda setting Windows sesuai keinginan Anda. Anda bisa mengubah tampilannnya menjadi bergaya klasik atau mengubah susunan icon dalam desktop. Anda juga bisa mematikan beberapa option yang dapat membuat kinerja Windows tidak maksimal. Setelah semua setting selesai Anda lakukan, ”Log Off” user account yang kedua ini.
Langkah berikutnya, Anda masuk kembali ke dalam user account yang berlaku sebagai administrator. Copy profile kedua (CHIP2) ke dalam profile default. Caranya, klik kanan “My Computer” yang ada di desktop. Pilih “Properties” dan klik “Setting” pada bagian “Advanced | User Profiles”. Klik user account kedua (CHIP2) dan tekan tombol “Copy to”. Melalui tombol “Browse”, copy-kan profile tersebut ke dalam folder “C:\Documents and Settings\default user”. Klik “OK”. Sampai sini berarti Anda telah membuat profile de­fault sesuai keinginan Anda.

Untuk menguji apakah profile default ini bekerja atau tidak, Anda cukup membuat user acoount baru lagi. Log Off dan masuklah ke dalam user account yang barusan Anda buat. Profile ini akan digu­nakan untuk user account baru lainnya yang Anda buat.

Image

Profile default – Bisa dibuat sesuai keinginan Anda. Anda cukup membuat user account baru lalu mengatur setting di dalamnya.

Windows XP – Menyembunyikan Regional and Language Settings

Regional and Language Settings yang ada di Control Panel biasanya digunakan untuk mengatur format penulisan waktu di PC Anda. Anda bisa menyesuaikan format penulisan tersebut berdasarkan negara tempat Anda tinggal. Dari fungsi ini, Anda juga bisa mengatur format penulisan uang (currency) dan tanggal.

Image
1. Format Waktu: Fungsi untuk mengubah format waktu bisa dihilangkan dengan bantuan registry.

Tips: Sayangnya, beberapa pengguna PC sering kali tergoda untuk mengubah-ubah setting fungsi ini. Apalagi jika PC yang Anda miliki digunakan juga oleh beberapa pengguna lainnya di sekitar Anda. Tentunya akan sangat mengesalkan melihat setting yang sudah Anda atur “diobok-obok” kembali.

Untuk memecahkan masalah ini, Anda bisa menyembunyikan fungsi ini dari Control Panel. Namun, Anda perlu membuat satu entry registry untuk menyembunyikan “Regional and Langua­ge Settings” tersebut. Mula-mula, Anda buka program registry editor dengan mengetikkan “Regedit” pada “Start | Run”. Selanjutnya, Anda masuk ke dalam key “HKEY_LOCAL_MACHINE | SOFTWA­RE | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Control Panel | don’t load”. Di bagian kanan, Anda buat “String Value” baru melalui “Edit | New | String Value”. Namakan entry tersebut dengan “Intl.cpl”. Tutup registry editor dan restart Control Panel. Lihat option-option yang ada pada Control Panel setelah Anda me-restart-nya. Regional and Language Settings te­lah lenyap dari pandangan Anda. Untuk mengembalikan fungsi ini, Anda tinggalmenghapus entry “Intl.cpl” tadi.

XP – Menonaktifkan fungsi tombol keyboard berlogo Windows

Keberadaan tombol ini sebenarnya hanya sebagai pelengkap untuk memudahkan pengoperasian Windows XP. Tanpa penggunaan keyboard yang dilengkapi tombol ini pun, Windows XP dapat berjalan 100 persen. Oleh karena itu, bila Anda tidak menginginkan fungsi tombol ini aktif karena suatu alasan tertentu, Anda bisa menonaktifkannya dengan mudah. Caranya dengan mengubah susunan registry Windows.

Image
Ubah registry: Apabila Anda memasukkan angka-angka-nya dengan benar, tombol berlogo Windows tidak akan aktif lagi.

Untuk memulai trik singkat ini, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah membuka program registry editor dengan mengetikkan “Regedit” dari menu “Start | Run”. Setelah Anda mengklik “OK” dan jendela registry editor telah terbuka, masuklah ke dalam key “HKEY_ LOCAL_MACHINE | SYSTEM | CurrentControlSet | Control | Keyboard Layout”. Buat entry baru dengan mengklik “Edit | New | Binary Value”. Namakan entry tersebut dengan “Scancode Map”. Klik ganda entry baru tersebut. Di bagian “Value Data”, isikan dengan angka-angka “00, 00, 00, 00, 00, 00, 00, 00, 03, 00, 00, 00, 00, 00, 5b, e0, 00, 00, 5c, e0, 00, 00, 00, 00″. Jika sudah, klik “OK”, tutup registry editor, dan restart PC Anda. Setelah Anda kembali ke Windows, Anda dapat menguji trik ini dengan menekan tombol berlogo Windows pada keyboard Anda

XP – Menyembuyikan jam di systray


Image
Hemat kapasitas: Dengan mengubah registry, systray menjadi lebih lega dengan hilangnya tampilan jam.

Buka program registry editor dengan mengetikkan “Regedit” dari dalam menu “Start | Run”. Kemudian, tujukan ke dalam key “HKEY_CURRENT_USER | Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Policies | Explorer”. Di bagian kanan buat entry baru dengan cara klik kanan, lalu pilih “New | Dword Value”. Beri nama “HideClock” untuk entry baru tersebut. Klik ganda entry tersebut lalu isikan angka satu (1) pada bagian “Value data”. Klik “OK” untuk menyetujuinya dan tutup registry editor. Restart PC Anda dan lihat di bagian systray. Harusnya, jam sudah tidak tampak lagi dalam systray

Windows XP – Merampingkan Ukuran Volume Control

Image

Volume control: Ukuran besar membuat beberapa komponen tidak terlihat. Namun, begitu dirampingkan, semua komponen dalam volume control terlihat semuanya.

Volume Control di Windows XP memiliki beberapa setting untuk mengatur volume suara. Volume control ini bisa dimunculkan dengan mengklik ganda icon “Volume” yang ada di systray. Bagi yang memiliki monitor dengan kemampuan resolusi pas-pasan, sering kali ukuran volume control cukup menyita desktop. Apakah ada solusi untuk masalah ini?

Tips:
Apabila Anda hanya ingin mengatur volume secara keseluruhan, biasanya Anda cukup mengklik sekali icon “Volume” di systray lalu menaikkan atau menurunkan slider volume sesuai keinginan Anda. Namun, jika Anda juga ingin mengatur beberapa komponen volume, seperti untuk kebutuhan CD Player, subwoofer, speaker depan (front), speaker belakang (rear), hingga wave, Anda perlu mengklik ganda icon “Volume” tersebut. Volume control akan muncul dengan berbagai macam setting untuk komponen suara.
Sayangnya, ukuran volume control ini cukup besar dan panjang. Sering kali ada beberapa komponen yang tidak terlihat. Ada cara unik dan sederhana untuk merampingkan ukuran volume control ini. Sesudah volume control di aktifkan, Anda tekan kombinasi “[Ctrl]+[S]”. Seketika itu juga, window volume control akan menciut sehingga semua komponennya bisa terlihat. Ukuran minimalis ini cukup nyaman dilihat. Selanjutnya, tekan kombinasi tombol “[Ctrl]+[S]” kembali untuk mengembalikan ukurannya ke keadaan awal (default).